YOGYAKARTA – Dalam upaya menjamin mutu lulusan apoteker yang kompeten dan siap kerja, Pharmacy Education and Competency Development Unit Universitas Islam Indonesia (PHEDU UII) bekerja sama dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Ikatan Apoteker Indonesia (Badiklat IAI) serta Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) akan menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kualitas Preseptor Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA).
Acara yang berakreditasi dari Kementerian Kesehatan RI ini akan berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat dan Sabtu, 7-8 November 2025, bertempat di Gedung OSCE dan PHEDU Jurusan Farmasi FMIPA UII.
Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) merupakan fase krusial di mana mahasiswa mengaplikasikan teori ke dalam praktik nyata. Keberhasilan tahapan ini sangat bergantung pada bimbingan preseptor. Namun, tantangan saat ini adalah masih banyak apoteker di lapangan yang belum memiliki pembekalan memadai untuk menjadi pendidik dan evaluator yang efektif.
Workshop ini dirancang untuk membekali para preseptor dengan keterampilan komunikasi, teknik pembimbingan, serta kemampuan memberikan umpan balik konstruktif melalui studi kasus. Tujuannya adalah agar para preseptor mampu menjadi role model yang profesional bagi mahasiswa.
Pelatihan ini tidak tanggung-tanggung dalam menghadirkan narasumber dengan melibatkan tujuh pakar dari berbagai institusi pendidikan tinggi dan praktisi kenamaan. Para pembicara yang dijadwalkan hadir meliputi Prof. Dr. apt. Agung Endro Nugroho, M.Si. dan Prof. Dr. apt. Satibi, M.Si. dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, serta Prof. apt. Suci Hanifah, M.Si, Ph.D. dan Dr. apt. Farida Hayati, M.Si. dari Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Selain itu, materi juga akan disampaikan oleh Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si. dari Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Prof. Dr. apt. Umi Athiyah, MS. dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, serta Dr. apt. Endang Yuniarti, M.Kes. yang merupakan praktisi dari RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Melalui workshop ini, diharapkan mutu PKPA dapat meningkat secara signifikan, sehingga lulusan apoteker Indonesia semakin siap berkontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat.






















