Program Studi Profesi Apoteker Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia akan menerima pendaftaran mahasiswa baru angkatan 40. Proses penerimaan akan dilaksanakan dalam 2 gelombang pada bulan Desember 2021 –  Januari 2022.

Proses penerimaan dibuka dalam dua gelombang dengan jadwal sebagai berikut:

Gelombang Pertama

Pendaftaran 15-28 Desember 2021
Pengumuman lolos administrasi 30 Desember 2021
Briefing seleksi (wajib diikuti) 31 Desember 2021
Tes agama dan kefarmasian secara online 3 Januari 2022
Tes wawancara dan OSCE online 4 Januari 2022
Pengumuman mahasiswa baru yang diterima 6 Januari 2022
Registrasi 10 Januari 2022
Kuliah perdana 31 Januari 2022


Gelombang Kedua

Pendaftaran 11-17 Januari 2022
Pengumuman lolos administrasi 19 Januari 2022
Briefing seleksi (wajib diikuti) 20 Januari 2022
Tes agama dan kefarmasian secara online 22 Januari 2022
Tes wawancara dan OSCE online 24 Januari 2022
Pengumuman mahasiswa baru yang diterima 26 Januari 2022
Registrasi 28 Januari 2022
Kuliah perdana 31 Januari 2022


PENGUMUMAN HASIL

Pengumuman hasil terdiri atas pengumuman lolos administrasi dan pengumuman akhir mahasiswa baru yang diterima. Mahasiswa yang berhak melanjutkan ke tahapan tes seleksi adalah yang sudah diumumkan lolos administrasi. Mahasiswa yang sudah diumumkan diterima sebagai mahasiswa baru pada gelombang satu, wajib melaksanakan registrasi di gelombang satu, dan akan kehilangan haknya sebagai mahasiswa baru jika tidak melaksanakan registrasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

PROSES PENDAFTARAN

Mekanisme proses pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru Program Studi Profesi Apoteker Angkatan 40, silahkan dapat dilihat dan dipahami.

Calon pendaftar melakukan pendaftaran online pada alamat admisi.uii.ac.id

  1. Bagi yang sudah memiliki NIU (Nomor Induk Utama), silahkan masukkan NIU & Password.
  2. Bagi yang belum memiliki NIU (Nomor Induk Utama) silahkan pilih “Buat Akun” dengan menyiapkan file scan kartu identitas KTP/SIM/KK dan file foto resmi, masing-masing file maksimal 2MB, format JPEG/JPG/PNG. Setelah mendapatkan akun NIU & password, harap dicatat baik-baik akun NIU dan password tersebut. Selanjutnya masukkan NIU & password di admisi.uii.ac.id
  3. Melakukan pembelian formulir seleksi mahasiswa baru dengan memilih menu beli formulir Tes Online
  4. Memilih Fakultas MIPA dan Profesi Apoteker.
  5. Setelah selesai proses akan mendapatkan nomor tagihan yang nampak pada layar dan selanjutnya akan digunakan untuk membayar via Bank sebagaimana tertera dalam sistem tagihan (dapat dilakukan secara online).

Proses Pembayaran

  1. Pembayaran menggunakan nomor tagihan via Bank sebagaimana tertera dalam sistem tagihan (dapat dilakukan secara online)
  2. Slip pembayaran disimpan

Proses Pemberkasan


PERSYARATAN PENDAFTARAN

Pendaftar Alumni S1 Farmasi UII

  • Lulus S1 dengan IPK ≥ 2,5 dengan maksimal masa studi 5 tahun dengan melampirkan : Scan ijasah S1 asli, atau SKL S1 asli, Scan transkrip nilai asli, atau KHS asli.
  • Mendaftar PMB PSPA UII maksimal 3 kali Lampiran : Surat pernyataan bermaterai.  (Form Surat Pernyataan dapat diunduh di sini)
  • Sehat jiwa dengan melampirkan scan Surat Keterangan Sehat jiwa asli dari dokter jiwa Rumah Sakit Pemerintah, batas waktu maksimal 1 bulan dari tanggal pendaftaran.
  • Surat keterangan bebas narkoba dibuktikan dengan hasil berdasarkan pemeriksaan laboratorium minimal 2 (Amphetamin , Metamphetamin, Cocaine, Canna, Opiate, morfin, benzodiazepin, barbiturat). Scan surat keterangan bebas narkoba asli dan batas waktu maksimal 1 bulan dari tanggal pendaftaran.
  • Skor CEPT/TOEFL min 450 (scan sertifikat CEPT/TOEFL asli)
  • Rekomendasi dosen pembimbing skripsi dengan menuliskan nama pembimbing skripsi 1 disertai alamat email pada formulir online yang telah disediakan.
  • Melampirkan formulir surat pernyataan jaminan keaslian dokumen. Surat pernyataan ditandatangani di atas materai 10.000. (Form Surat Pernyataan dapat diunduh di sini)
  • Melampirkan bukti identitas diri berupa : Soft file Pas Foto berwarna terbaru (JPG, JPEG, PNG) maksimal 2MB, Softfile hasil scan KTP / Kartu Keluarga (JPG, JPEG, PNG) yang telah di fix crop, maksimal 2 MB
  • Semua bukti scan berkas persyaratan adalah asli dan dalam kondisi berwarna.

Pendaftar Alumni S1 Farmasi Non UII

  • Akreditasi Prodi asal S1 minimal B dengan melampirkan : Scan SK akreditasi Prodi S1 Farmasi saat kelulusan. Tidak menerima pendaftar dari lulusan D3 yang kemudian melanjutkan ke S1 Farmasi.
  • Lulusan S1 Farmasi dengan jeda jarak kelulusan S1 dengan pendaftaran PMB Profesi Apoteker UII tidak lebih dari 2 tahun (minimal lulus pada 31 Januari 2020)
  • Lulus S1 dengan IPK ≥ 3,0 dan maksimal masa studi 5 tahun dengan melampiran : Scan ijasah S1 asli, Scan transkrip nilai asli
  • Mendaftar PMB PSPA UII maksimal 3 kali Lampiran : Surat pernyataan bermaterai (Form Surat Pernyataan dapat diunduh di sini)
  • Sehat jiwa dibuktikan dengan melampirkan : Scan surat keterangan sehat jiwa asli dari dokter jiwa Rumah Sakit Pemerintah, batas waktu maksimal 1 bulan dari tanggal pendaftaran.
  • Surat keterangan tidak buta warna (Scan surat keterangan tidak buta warna asli dari dokter spesialis mata), batas waktu maksimal 1 bulan dari tanggal pendaftaran.
  • Surat keterangan bebas narkoba dibuktikan dengan hasil berdasarkan pemeriksaan laboratorium minimal 2 (Amphetamin , Metamphetamin, Cocaine, Canna, Opiate, morfin, benzodiazepin, barbiturat). Scan surat keterangan bebas narkoba asli dan batas waktu maksimal 1 bulan dari tanggal pendaftaran.
  • Skor CEPT/TOEFL min 450 (Scan sertifikat CEPT/TOEFL asli)
  • Rekomendasi dosen pembimbing skripsi dengan menuliskan nama pembimbing skripsi 1 disertai alamat email pada formulir online yang telah disediakan.
  • Melampirkan formulir surat pernyataan jaminan keaslian dokumen. Surat pernyataan ditandatangani di atas materai 10.000. (Form Surat Pernyataan dapat diunduh di sini)
  • Melampirkan bukti identitas diri berupa : Soft file Pas Foto berwarna terbaru (JPG, JPEG, PNG) maksimal 2MB, Softfile hasil scan KTP / Kartu Keluarga (JPG, JPEG, PNG) yang telah di fix crop, maksimal 2 MB.
  • Semua bukti scan berkas persyaratan adalah asli dan dalam kondisi berwarna.


BIAYA KULIAH

Pendaftaran : Rp.     500.000,-*)
Angsuran IGelombang Pertama (6-10 Januari 2022)

Alumni UII

Non Alumni UII

Gelombang Kedua (26-28 Januari 2022)

Alumni UII

Non Alumni UII

 

: Rp. 7.500.000,-

: Rp. 17.500.000,-

 

: Rp. 7.500.000,-

: Rp. 17.500.000,-

Angsuran II (1-15 april 2022) : Rp.   7.500.000,-
Angsuran III (1-15 Juli 2022)Alumni UII

Non Alumni UII

: Rp.   7.500.000,-

: Rp.   10.000.000,-

Angsuran IV (1-15 Oktober 2022) : Rp.  5.000.000,-

*) dibayarkan melalui Bank sebagaimana tertera dalam sistem tagihan

 

Catatan:

Sambutan Fathul Wahid

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Islam Indonesia (FMIPA UII) bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Terapan Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia menyelenggarakan The 3rd International Seminar on Science and Technology (ISSTEC) 2021 pada Selasa (30/11). Seminar internasional pada pagi hari tersebut digelar secara virtual dengan mengusung tema “Science, Technology and Data Analysis for Sustainable Future” dan menghadirkan keynote speakers bereputasi internasional.

Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. selaku Rektor UII menyebut tema seminar pada pagi hari sangat penting karena kemajuan dunia tak terlepas dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Fathul menjelaskan bahwa kesejahteraan rakyat dan kelestarian lingkungan merupakan pekerjaan rumah peneliti untuk memastikan IPTEK selalu berada dalam koridor etika.

“Semangat ini perlu terus hidup dan ditransfer dari satu generasi ilmuwan ke generasi lainnya untuk menumbuhkan kesadaran kolektif. Oleh karena itu, saya senang menyaksikan bahwa dalam seminar ini, baik ilmuwan berpengalaman maupun ilmuwan muda datang dan duduk bersama untuk berbagi pengetahuan, mendiskusikan temuan penelitian, bertukar pikiran, dan saling memotivasi.”, terang Fathul.

Sementara, M. Miqdam Musawwa, S.Si., M.Sc selaku ketua komite ISSTEC 2021 menyebut terdapat empat keynote speakers, tujuh invited speakers serta lebih dari 100 presenter yang hadir dan tersebar di enam negara berbeda. Selain itu, Miqdam menyebut jurnal yang dipresentasikan pada The 3rd ISSTEC (2021) nantinya akan diterbitkan dalam prosiding AIP dan Journal of Engineering Science and Technology (JESTEC) (Q3).

Prof. Dr. Hajah Farida Zuraina Mohd Yusof selaku dekan Fakultas Ilmu Terapan UiTM Malaysia pada sambutannya menyampaikan rasa percaya dirinya atas keterlibatan pembicara dari berbagai negara di ISSTEC 2021. Para peserta akan terlibat aktif dalam beragam Ilmu Sains dan Teknologi dengan topik meliputi Teknik Informatika, Sensor, Kesehatan & Ilmu Hayati, Kesehatan dan Kedokteran, Komunitas Berkelanjutan, serta Energi & Lingkungan. “Hal ini pada akhirnya akan membantu memposisikan kemajuan IPTEK sebagai strategi dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Asia”, sebutnya.

Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D. yang juga menjadi salah satu keynote speakers berkesempatan membawakan materi bertajuk “Social Media and e-Participation in Indonesia: Lessons and Challenges”.

Berikutnya adalah Prof. Sandrine Dudoit, Ph.D. dari University of California, Berkeley, United State of America (USA) turut serta memaparkan materi dengan tema “Learning from Data in Single-Cell Transcriptomics”.

Selain itu, Prof. Dr. Werasak Surareungchai dari King Mongkut’s University of Technology Thonburi, Thailand juga ikut berpartisipasi dengan membawa tajuk “Biosensors and Chemical Sensors: Striving in the Day of Digital Enhancement” pada presentasinya. Keynote Speakers terakhir pada ISSTEC 2021 adalah Prof. Parvez Haris yang mempresentasikan materi mengenai “Plants as ‘chemical factories’ for Tackling Human Diseases and Environmental Pollution”. (IAA/ESP)

Foto Bersama Jurusan Farmasi UII

Jurusan Farmasi- Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan dari Kimia Farma pada Jumat, 10 Desember 2021. Penerimaan kunjungan bertempat di ruangan Jurusan Farmasi. Kimia Farma merupakan  perusahaan Farmasi pertama di Indonesia yang didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Perusahaan yang masih menjadi bagian dari salah satu Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (BUMN) ini bergerak dalam beberapa bidang di antaranya adalah pengolahan, produksi, pemasaran, dan pendistribusian bahan kimia, farmasi, biologis, dan bahan lainnya di Indonesia.

Adapun perwakilan yang hadir dari Kimia Farma, Novian Pradipta selaku Asisten New Product Development dan Bayu Sulendrotomo selaku Manager New Product Development. Kunjungan ini disambut oleh beberapa perwakilan dosen Farmasi UII, Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si selaku Ketua Jurusan Farmasi UII,  apt. Bambang Hernawan Nugroho, M.Sc., dan Dr. apt. Lutfi Chabib, M.Sc. Tujuan daripada kunjungan ini, pertama adalah penjajakan kerjasama bidang penelitian, kosmetik, suplemen, dan obat bebas. Kedua, untuk meninjau riset Farmasi UII yang meliputi nanofarmasi, Pusat Studi Obat Herbal (PSOH), dan Lab Pengujian Laboratorium Pengujian Obat, Makanan, dan Kosmetik LPOMK. Acara kunjungan ini kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.

Studi Banding UNRAM

Jurusan Farmasi – Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan Studi Banding dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram pada hari Rabu, 1 Desember 2021. Kunjungan ini bertujuan untuk saling bertukar ilmu dan pengalaman dari pengelola Jurusan Farmasi UII dan pengelola Fakultas Kedokteran Universitas Mataram dan juga akan dijadikan referensi oleh para pengelola Fakultas Kedokteran Universitas untuk mendirikan Program Studi Profesi Apoteker. Penerimaan kunjungan dilaksanakan di ruang sidang utama Gedung Prof. Zanzawi Soejoeti.

Adapun perwakilan yang hadir dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram terdiri dari Wakil Dekan, dr. Arfi Syamsun, Sp.KF., M.Si.Med. beserta jajarannya, dr. Ima Arum Lestarini, Sp.PK., M.Si, Med. ,Dr. Yayuk Andayani, M.Si. ,Dr. Agriana Rosmalina Hidayati, M.Farm, Apt., Anggit Listyacahyani Sunarwidhi, S.Farm, M.Sc. Apt. Ph.D. , dan Muparihin, SH.

Acara diawali dengan sambutan sekaligus perkenalan pengelola Jurusan Farmasi UII yang disampaikan oleh Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si. Selanjutnya adalah perkenalan serta penyampaian tujuan kunjungan yang disampaikan oleh dr. Arfi Syamsun, Sp. KF., M.Si. Med. Setelah itu, disambung dengan presentasi dan diskusi. Sesi pertama, diskusi pengelolaan Program Studi (Prodi) S1 Farmasi UII dibawakan oleh Ketua Program Studi Sarjana Farmasi, apt. Saepudin, M.Si, Ph.D., Sesi kedua, diskusi pengelolaan Prodi S2 Farmasi dibawakan oleh Ketua Program Studi Magister Farmasi, apt. Suci Hanifah, S.F., Ph.D., dan terakhir adalah Diskusi pengelolaan Program Studi Profesi Apoteker yang dibawakan oleh Dr. apt. Farida Hayati, S.Si, M.Si, selaku Ketua Program Studi Profesi Apoteker.

Setelah rangkaian acara diskusi selesai, dilanjutkan dengan kunjungan fasilitas yang dipandu oleh apt. Bambang Hernawan Nugroho, M.Sc. Acara kunjungan kemudian ditutup dengan perfotoan dan pemberian cindra mata dari kedua belah pihak.

Screenshoot IPE Mental Health Care

Jurusan Farmasi – Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) sukses menyelenggarakan Webinar secara virtual dengan tema “Interprofessional Education (IPE) in Mental Health Care“. Acara ini dilaksanakan melalui aplikasi zoom dan disiarkan secara langsung melalui aplikasi YouTube pada hari Ahad, 14 November 2021. Adapun peserta yang hadir, kurang lebih berjumlah 600 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Spesifikasi peserta yang hadir pada webinar IPE in Mental Health Care adalah Mahasiswa Program Studi (Prodi) S1 Farmasi UII, Mahasiswa Prodi Kedokteran dan Psikologi UII, Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Yogyakarta, dan lainnya.

Interprofessional Education in Mental Health Care merupakan pendekatan pembelajaran untuk membekali dan mempersiapkan mahasiswa dari berbagai profesi kesehatan seperti dokter, apoteker, perawat, fisioterapis, dan psikolog klinis untuk memberikan perawatan pasien dalam lingkungan tim kolaboratif yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Prof. apt. Yandi Syukri, M.Si, Ketua Jurusan Farmasi UII dalam sambutan menyampaikan bahwa “Perlu kita ketahui bahwa kolaborasi antara profesional kesehatan ini sangat penting karena era kita saat ini adalah era kolaborasi. Harapannya event ini bisa memberi kontribusi untuk membangun Indonesia yang lebih baik.”

Setelah sambutan yang disampaikan oleh Prof. Yandi, acara dilanjutkan dengan webinar IPE in Mental Health Care yang dipandu oleh Moderator Ilya Marsya Rohila. Ilya merupakan salah satu mahasiswa berprestasi Program Studi (Prodi) Farmasi UII angkatan 2019. Acara webinar ini terdiri dari dua sesi. Sesi pertama diisi oleh dua pembicara, dr. Wikan Ardiningrum, M. Sc. Sp. KJ. dari Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta dan Ns. Sutedjo, M. Kep., S.Kep.J dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. dr. Wikan membawakan materi dengan tema “Peran Psikiater dan Praktek Interprofessional Collaboration (IPC) dalam Layanan Kesehatan Jiwa di Indonesia,” sedangkan Ns. Sutedjo membawakan materi mengenai “Layanan Kesehatan Jiwa dalam Lingkup Keperawatan Serta Keutamaan Praktek Kolaboratif dari Perspektif Keperawatan.”

Pada sesi ke dua dilanjutkan dengan penyampaian materi dari tiga pembicara, yaitu Ibu Libbie Annatagia, M.Psi. Psikolog dari Universitas Islam Indonesia, apt. Okky Puspitasari Sugiyarto, M.Sc. dari Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang, dan Dr. Hanna Morrisey bersama Professor Patrick Ball dari University of Wolverhampton. Ibu Libbie membawakan materi mengenai “Peran Psikolog Klinis dalam Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Praktek Baik (Best Practice) Kolaboratif di Indonesia”, selanjutnya apt. Okky membawakan materi dengan tema “Peran Apoteker dalam Layanan Kesehatan Jiwa dan Praktek Baik (Best Practice) Kolaboratif di Indonesia”, dan terakhir Dr. Hanna memaparkan materi tentang “Peran Apoteker dan Praktik Kolaborasi Tenaga Kesehatan dalam Penyediaan Layanan Kesehatan Jiwa di Negara Maju.”

Pada akhir sesi webinar, panitia mengumumkan nama-nama peserta yang terpilih untuk mendapatkan doorprize dari panitia. Perolehan doorprize dilihat dari keaktifan peserta dalam mengisi daftar hadir serta kuesioner pre dan pasca webinar yang sudah disediakan panitia. Alhamdulillah, acara webinar Interprofessional Education (IPE) in Mental Health Care disambut dengan meriah oleh seluruh peserta dapat terlaksana dengan lancar. Semoga acara ini membawa kebermanfaatan bagi kita semua. Aamiin. (Husna)

Sambutan Sekretaris Farmasi UII


Sarjana Farmasi – Masih dalam rangka memeriahkan perayaan milad ke 23, Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar acara Pharmacy Virtual Expo melalui aplikasi zoom dan disiarkan secara langsung melalui aplikasi YouTube Farmasi UII pada Sabtu, 13 November 2021. Adapun jumlah peserta yang terdaftar, kurang lebih sebanyak 130 dari beragam institusi dan berbagai daerah. Acara ini diawali dengan sambutan Ketua Jurusan Farmasi , Prof. apt. Yandi Syukri, M.Si yang diwakilkan oleh Sekretaris Jurusan Farmasi UII, apt. Ari Wibowo, M.Sc. Dalam sambutannya, apt. Ari Wibowo menyampaikan bahwa “Pharmacy Expo adalah agenda tahunan untuk memeriahkan milad Farmasi UII. Harapannya, semakin bertambahnya usia Farmasi UII bisa menebarkan manfaat lebih luas secara nasional maupun global.”

Acara inti Pharmacy Virtual Expo pada tahun ini adalah webinar yang diisi oleh tiga pembicara dari Dosen internal Farmasi UII dan expo “Kenali Farmasi UII Lebih Dekat”. Acara expo dibagi ke dalam beberapa ruang breakout zoom yaitu Program Studi (Prodi) Farmasi, Pusat Informasi Obat (PIO), Nanopharmacy, Pusat Studi Obat Herbal (PSOH), dan Himpunan Mahasiswa Farmasi (HIMFA).

Pembicara pertama dalam sesi webinar Pharmacy Virtual Expo adalah apt. Zahliyatul Munawiroh, Ph.D dengan membawakan materi tentang “Kosmetika Aman untuk Kulit Wajahmu yang Selalu Tertutup Masker”. Beberapa poin yang disampaikan oleh apt. Zahliya adalah pemakaian masker yang baik dan benar serta hal-hal yang berkaitan dengan penggunaan kosmetik untuk menjaga agar kulit wajah tetap sehat. “Dalam memilih kosmetik, teman-teman harus tetap memperhatikan kehalalan produk dan dipastikan bahwa produk sudah terdaftar dalam BPOM. Melihat bahwa resiko ketidakhalalan kosmetik jauh lebih tinggi dari obat,” tutur apt. Zahliya.

Pembicara kedua adalah apt. Annisa Fitria, S. Farm, M. Sc dengan membawakan materi tentang “Perlukah Vaksin Booster Ketiga Dilakukan?”. Beberapa hal yang disampaikan oleh apt. Annisa adalah berkaitan dengan tujuan vaksin untuk membangkitkan sistem imun, penjelasan singkat mengenai apa itu booster vaksin, kriteria penerima vaksin, isi dan efek samping dari vaksin booster. Adapun pesan yang disampaikan olehe apt. Annisa kepada seluruh peserta adalah “Lindungi diri, keluarga, dan sekitar dengan berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19. Jangan lengah, tetap saling berjaga, dan terapkan protokol kesehatan untuk Indonesia kembali sehat.”

Pembicara ketiga dalam sesi webinar Pharmacy Virtual Expo, Dr. apt. Rochmy Istikharah membawakan materi mengenai “Kenali Gejala Obesitas Akibat Terlalu Lama Rebahan #dirumahaja”. Adapun beberapa poin yang disampaikan apt. Rochmy adalah terkait pengukuran obesitas, resiko penyakit obesitas, pengelolaan berat badan, pengaturan asupan makanan, dan peningkatan aktivitas fisik. Beliau berpesan dengan menyertakan salah satu hadits yang berkaitan dengan tema bahwa “Allah lebih mencintai mukmin yang kuat, termasuk kuat jasmani. Sehingga menjaga tubuh agar tetap sehat termasuk hal yang sangat diutamakan.”

Setelah sesi webinar, acara dilanjutkan dengan expo “Kenali Farmasi UII Lebih Dekat”. Peserta Pharmacy Virtual Expo dalam sesi ini diberi kebebasan memasuki breakout room sesuai bidang yang diminati. Pada masing-masing room, terdapat fasilitator yang nantinya akan bertugas untuk mengenalkan bidang kefarmasian UII lebih dekat seperti pemutaran video, sharing, dan kuis kepada peserta expo.

Sebelum penutupan, panitia Pharmacy Virtual Expo mengadakan kuis untuk seluruh peserta melalui aplikasi quizizz. Adapun dorprize yang akan diberikan kepada peserta yaitu uang tunai sebanyak Rp 230.000 untuk 23 peserta. Alhamdulillah, acara expo tahun ini disambut sangat meriah oleh peserta dan dapat berjalan dengan lancar. Hal ini dapat dilihat dari antusias dan semangat peserta dalam mengikuti rangkaian acara expo dari awal hingga akhir acara. (Husna)

 

Sambutan Rektor UII

 

Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan Kuliah Umum XIII dengan tema Visi Baru Islam untuk Indonesia Maju pada Sabtu, 30 Oktober 2021. Agenda yang digelar untuk seluruh mahasiswa Program Doktor, Magister, dan Profesi UII ini dilaksanakan secara daring dan turut menghadirkan pembicara, tokoh pemikir kebinekaan Sukidi, Ph.D.

Rektor UII, Prof. Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D dalam sambutan menjelaskan bahwa permusuhan yang mengatasnamakan agama, apapun agamanya, tidak dapat diterima. Nilai-nilai perenial agamalah yang seharusnya mengarahkan manusia pada kebaikan, sikap saling menghormati, dan perdamaian. Prof. Fathul Wahid, menyampaikan “Jika ada sebagian kecil pemeluk agama yang cenderung kepada permusuhan, itu adalah fakta sosial yang terjadi sampai hari ini dan bisa saja terjadi di semua agama. Tetapi, itu bukanlah dasar yang valid untuk melakukan generalisasi yang membabi buta.”

Fakta sosial lain, menurut Prof. Fathul Wahid, bisa termasuk dalam sebagian orang yang memiliki perbedaan perspektif dengan yang dibayangkan oleh kelompok lain. Mengutip Huntington (1996) dalam bukunya The Clash of Civilization, Islam diasosiasikan dengan “jeroan berdarah” (bloddy innards)  atau “batas-batas berdarah” (bloddy borders). Selanjutnya, Prof. Fathul Wahid, juga memaparkan hasil survey dari Pew Research Center (Lipka, 2017) yang memberikan gambaran lebih mutakhir tentang bagaimana atribusi yang cenderung negatif terhadap perbedaan kelompok dan itu nyata adanya. Prof. Fathul Wahid, menyampaikan bahwa “Survey yang telah dilakukan di negara-negara dengan pemeluk Islam mayoritas, orang barat dipersepsikan egois, brutal, rakus, amoral, arogan, dan fanatik. Sebaliknya, dalam hal ini orang barat memberikan atribusi kepada muslim, fanatik, jujur, brutal, dermawan, arogan, dan egois. Kombinasi atribut yang tidak lazim dan sulit apabila dibayangkan untuk bisa menyatu dengan harmoni.

Prof. Fathul Wahid, menambahkan bahwa ajaran Islam tidak memiliki kolerasi dengan konflik diamini oleh Fuller (2010), mantan pentolan CIA yang terekam di dalam bukunya A World Without Islam. “Secara hipotetik, dalam sebuah forum diskusi di Rumi Forum, lembaga yang didirikan di Washington DC untuk dialog antar agama dan antar budaya, Fuller mengemukakan bahwa apabila Islam dan Nabi Muhammad tidak pernah ada maka hubungan antara Barat terutama Amerika Serikat dan Timur Tengah tidak akan berbeda jauh,” jelas Prof. Fathul Wahid. Beliau menuturkan bahwa peran merevitalisasi peran agama di masa sekarang sangatlah penting ketika melihat bahwa fakta di lapangan memerlukan adanya penjelasan yang lebih canggih.

Selanjutnya, pemikir kebinekaan Sukidi Ph.D juga menegaskan bahwa perilaku negatif sebagian Muslim di Indonesia telah menutup jati diri Islam sebagai agama yang sangat menjunjung tinggi kedamaian. Beliau mengutip pendapat Pemikir Pembaru Islam Mesir, Muhammad Abduh: “al-Islamu Mahjubun bil Muslimin / Islam tertutup oleh umat Islam”, untuk melukiskan berbagai problem yang saat ini melanda umat Islam.

Sebagai Muslim, ungkap Doktor Kajian Islam dari Universitas Harvard Amerika Serikat, umat boleh saja berbangga dengan jumlah pengikutnya yang mayoritas, namun fakta ini haruslah dibarengi dan diseimbangkan dengan kontribusi positif yang dapat mengerahkan umat untuk menciptakan kemajuan, menjadi pelindung, menjamin kerukunan, dan harmoni di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, Sukidi juga menyampaikan pentingnya visi baru Islam yang menjadi paduan untuk reformasi Islam sekaligus memberikan arah  kepada umat Islam dalam menjalani kehidupan di negeri yang majemuk seperti Indonesia. Visi baru Islam yang dikemukakan oleh Sukidi, bahwa Islam adalah agama kebinekaan dan pemersatu, Islam adalah agama kesetaraan, kebebasan, dan kemanusiaan. Sukidi menilai bahwa lima visi baru Islam tersebut sangat penting untuk didesakkan ke setiap benak umat Islam agar menjadi kesadaran yang menjiwai perilaku seorang Muslim.

Terakhir, Sukidi merangkum pidatonya dan menyampaikan, apabila umat menjiwai spirit Islam di atas, ia yakin bahwa bangsa Indonesia ini akan mengalami kemajuan yang luar biasa dan mampu memberikan kemakmuran bagi warga negaranya. “Kita harus berbenah mulai hari ini agar kebanggaan sebagai umat terbesar berbanding lurus dengan kemajuan umat dan bangsa,” tegasnya.

Suparmi

 

 

Jurusan Farmasi – Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar acara pelepasan purna tugas Dra. apt. Suparmi, M.Si pada Senin, 8 November 2021. Beliau adalah Pendiri Jurusan Farmasi UII yang juga menjadi Ketua Program Studi (Kaprodi) Farmasi UII sejak tahun 1998 – 2000. Acara ini dilaksanakan di Hotel Alana dan dihadiri oleh para Dosen Jurusan Farmasi UII.

Acara pelepasan purna tugas diawali dengan pembukaan dan arahan dari jurusan serta pemaparan mengenai “Kebijakan APTFI tentang Kurikulum” oleh Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si, Ketua Jurusan Farmasi UII. Selanjutnya, disambung dengan pemaparan materi mengenai “Evaluasi Kurikulum 2019 dan CPL APTFI untuk Kurikulum Baru” serta diskusi yang dibawakan oleh Ketua Program Studi Profesi Apoteker (PSPA), Dr. apt. Farida Hayati, M.Si. Pemaparan materi pertama, dipandu oleh moderator apt. Mutiara Herawati, M.Sc. Setelah sesi penyampaian materi, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) Evaluasi Kurikulum PSPA yang dipandu oleh beberapa fasilitator. Adapun nama-nama fasilitator dalam FGD, fasilitator pertama adalah apt. Suci Hanifah, M.Sc., Ph.D. dan apt. Mutiara Herawati., M.Sc. Fasilitator kedua adalah apt. Annisa Fitria, M.Sc. dan apt. Dian Medisa, MPH., dan fasilitator ketiga adalah apt. Diesty Anita N., M.Sc. dan apt. Novi Dwi R., M.Sc. Rangkaian acara pada sesi pertama ini diakhiri dengan penyampaian resume oleh masing-masing fasilitator.

Acara sesi kedua adalah arahan, penjelasan, dan penyampaian hasil evaluasi kurikulum tahun 2017 dari Mahasiswa, Alumni, dan Dosen. Sesi ini dibawakan oleh Kaprodi Farmasi UII, apt. Saepudin, M.Si., Ph.D., dipandu oleh moderator Dr. apt. Vitarani D.A.N., M.Si.Kemudian dilanjutkan dengan diskusi KK tindak lanjut hasil evaluasi dan masukan masing-masing KK untuk kurikulum S1 Farmasi 2022 yang mencakup bahan kajian, proses, dan penilaian. Setelah diskusi, dilanjutkan dengan penyampaian rumusan KK terkait kurikulum 2022 oleh Ketua Tim kurikulum S1 Farmasi, Dr. apt. Vitarani Dwi Ananda Ningrum., S.Si., M.Si. Kemudian terakhir, acara ditutup dengan pelepasan purna tugas oleh Dra. apt. Suparmi, M.Si. Adapun poin yang disampaikan oleh Dra. apt. Suparmi, M.Si. adalah “Bahwa setiap Dosen harus mengutamakan mahasiswa dan menjalankan amanah sebaik-baiknya untuk mencerdaskan mahasiswa.” Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar dan acara ini adalah bentuk rasa terimakasih Jurusan Farmasi atas dedikasi dan kontribusi yang selama ini telah diberikan oleh Dra. apt. Suparmi, M.Si. kepada Jurusan Farmasi UII. Semoga pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu yang telah diberikan oleh Dra. apt. Suparmi, M.Si menjadi jariah bagi beliau. Aamiin Aamiin Yaa Robbal ‘Aalamiin. (Husna)

Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan 37

 

Profesi Apoteker – Rabu, 3 November 2021, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan acara Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan 37. Acara berlangsung secara offline dan disiarkan secara langsung melalui platform YouTube FMIPA UII. Pengambilan sumpah apoteker dilaksanakan di Auditorium Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakir dan dihadiri oleh beberapa tamu undangan yaitu, Wakil Rektor 1 Bidang Pengembangan Akademik dan Riset, Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi Profesi Apoteker, Ketua Jurusan Farmasi, Sekretaris Jurusan Farmasi, Komite Farmasi Nasional (KFN), Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Rohaniawan.

Pembukaan sidang terbuka dilakukan oleh Dekan FMIPA, Prof. Riyanto, M.Si., Ph.D, kemudian disambung dengan pembacaan surat keputusan kelulusan oleh Ketua Program Studi Profesi Apoteker, Dr. apt., Farida Hayati, M.Si. Alhamdulillah pada periode ini, FMIPA UII meluluskan 66 Apoteker, di antaranya 3 lulusan dengan predikat Summa Cum Laude dan 42 lulusan dengan predikat Cum Laude. Selanjutnya adalah acara puncak yaitu pengucapan lafal sumpah yang dipimpin oleh Ketua Komite Farmasi Nasional, apt. Drs. Purwadi, M.M, M.E. Setelah prosesi pengucapan lafal sumpah selesai, dilanjutkan dengan penandatanganan surat sumpah yang diwakili oleh salah satu wisudawan.

Penyerahan Ijazah, Sertifikat Profesi, Sertifikat Kompetensi Apoteker, dan Surat Tanda Registrasi Apoteker

Penyerahan ijazah Cum laude dan Sertifikat Profesi dilakukan oleh Rektor UII yang diwakilkan oleh Wakil Rektor 1 Bidang Pengembangan Akademik dan Riset, Dr. Drs. Imam Djati Widodo, M.Eng. Sc., Penyerahan Surat Tanda Registrasi Apoteker dilakukan oleh Komite Farmasi Nasional, apt. Drs. Purwadi, M.M, M.E, dan penyerahan Sertifikat Kompetensi Apoteker dilakukan oleh Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia, apt. Noffendri Roestam S.Si.

Selanjutnya, penyerahan Ijazah Reguler dan Sertifikat Profesi, dilakukan oleh Dekan FMIPA UII Prof. Riyanto, M.Si., Ph.D. Penyerahan Surat Tanda Registrasi Apoteker, dilakukan oleh Komite Farmasi Nasional apt. Drs. Purwadi, M.M, M.E., dan penyerahan Sertifikat Kompetensi Apoteker dilakukan oleh Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia apt. Noffendri Roestam, S.Si.

Penyerahan Apoteker Baru

Setelah prosesi penyerahan Ijazah, Sertifikat Profesi, Sertifikat Kompetensi Apoteker, dan Surat Tanda Registrasi Apoteker selesai, dilanjutkan dengan penyerahan Apoteker baru  oleh Ketua Jurusan Farmasi Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si., diserahkan kepada Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia apt. Arifianti Piskana Susilowati, M. Clin. Pharm dan Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Muhammad Agus Priyanto, S.K.M., M.Kes.

Penutupan Sidang dan Sambutan-sambutan

Acara selanjutnya adalah penutupan sidang oleh Dekan FMIPA, Prof. Riyanto, M.Si., Ph.D, dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama, disampaikan oleh Ketua KFN apt. Drs. Purwadi, M.M, M.E. Sambutan kedua, disampaikan oleh Rektor UII yang diwakilkan oleh Wakil Rektor 1 Bidang Pengembangan Akademik dan Riset Dr. Drs. Imam Djati Widodo, M.Eng. Sc. Seusai penyampaian sambutan, kemudian disambung dengan penyerahan Pin Emas dan CDC Award dari PT. Catur Dakwah Crane Farmasi kepada Apoteker berprestasi akademik terbaik. Prosesi penyerahan dilakukan oleh Dekan FMIPA UII, Prof. Riyanto, M.Si., Ph.D. Adapun nama-nama lulusan Apoteker yang berprestasi akademik adalah sebagai berikut: Priscilla Harviana Damayanti, Senya Putri Amalia, dan Lia Nurkhasanah.

Penutup

Terkahir, acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Junaidi Safitri, S. E. I., M. E. I, perwakilan dari Direktorat Pendidikan dan Pembinaan Agama Islam (DPPAI) Universitas Islam Indonesia. Alhamdulillah Pengambilan Sumpah Apoteker Angkatan 37 dapat berjalan dengan lancar dan kami ucapkan selamat kepada para Apoteker Angkatan 37, selamat mengabdi dan berkontribusi untuk masyarakat. (Husna)

Brosur Precise Competition

 

Sarjana Farmasi – Jurusan Farmasi Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan acara Presentation, Creativity, Self Expression (PRECISE) Competition secara daring untuk menyemarakkan milad Farmasi ke- 23. Precise Competition yang diadakan oleh Jurusan Farmasi terdiri dari tiga kategori lomba, di antaranya adalah Patient Counseling Competition (PCE), lomba vlog pharmacy students daily live, dan lomba twibbon dengan like terbanyak. Puncak Precise Competition yang digelar pada tanggal 31 Oktober terdiri dari beberapa rangkaian acara, yaitu performance finalis PCE yang terdiri dari mahasiswa program sarjana (S1) farmasi angkatan 2018-2019 dan mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA), penyampaian materi dan feedback juri, serta pengumuman pemenang tiga kategori lomba.

Acara grand final dan pengumuman pemenang Precise Competition diawali dengan sambutan dari Sekretaris Jurusan Farmasi UII, apt. Ari Wibowo, M.Sc. Setelah sambutan, disambung dengan acara performance dari peserta finalis PCE. Finalis PCE kategori S1 Farmasi terdiri dari lima peserta yaitu: Yusi Rahmadani, Zahrotun Alvaina, Aina Anasta, Vira Anggraini, dan Kian Afiati Firizki. Sedangkan untuk kategori PSPA terdiri dari tiga peserta, yaitu: Senya Putri Amalia, Andy Raja Nasution, dan Tiara Safitri.

Acara ini diikuti oleh seluruh civitas akademika Jurusan Farmasi UII yang terdiri dari Dosen, Mahasiswa, dan Tenaga Kependidikan. Jurusan Farmasi UII dalam Precise Competition turut menghadirkan Ratna Permata Sari, S.I.Kom, MA (Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UII) untuk memberikan feedback bagi peserta vlog pharmacy students daily live dan menyampaikan materi dengan judul “Bercerita Melalui Vlog: The Production of Video Blog” setelah rangkaian performance peserta finalis PCE. Beliau sangat mengapresiasi karya vlog dari 7 kelompok mahasiswa, “Memulai adalah hal yang sulit, meskipun sulit namun teman-teman sudah membuktikan bahwa kalian bisa. Selamat, karena kalian sudah berani untuk berkarya”, demikian pesan Ratna Permata Sari, S.I.Kom, MA kepada peserta. Setelah sesi penyampaian feedback dan materi, dilanjutkan dengan acara kuis melalui aplikasi quizizz. Kuis diikuti dengan sangat meriah oleh seluruh peserta. Dalam sesi ini Jurusan Farmasi menyediakan 23 dorprize bagi peserta yang berhasil menempati 23 posisi teratas dalam quizizz.

Pengumuman Pemenang

Pengumuman pemenang untuk lomba PCE kategori S1 Farmasi dan PSPA disampaikan oleh Ketua Program Studi Farmasi UII, apt. Saepudin, M. Si. Ph.D. Juara 1 lomba PCE kategori S1 diperoleh Aina Anasta Indraswari, Juara 2 diperoleh Yusi Rahmadani, dan Juara 3 diperoleh Kian Afiati Firizki. Selanjutnya, untuk Juara 1 Lomba PCE kategori PSPA diperoleh Andy Raja Nasution, Juara 2 diperoleh Senya Puteri Amalia, dan Juara 3 diperoleh Tiara Safitri.

Pengumuman pemenang untuk lomba vlog pharmacy students daily live disampaikan oleh Sekretaris Jurusan Farmasi UII, apt. Ari Wibowo, M.Sc. Juara 1 lomba vlog pharmacy students daily live diraih oleh kelompok Alvyna Kartika Khairunisa, Juara 2 diperoleh kelompok Martinus L. Tamba, dan Juara 3 diperoleh kelompok Hana Trisna Andini.

Alhamdulillah rangkaian acara Precise Competition dalam rangka menyemarakkan milad Farmasi ke- 23 ini dapat berjalan dengan lancar. Seluruh peserta menyambut dengan sangat meriah acara puncak Precise Competition. Hal ini dapat dilihat dari antusias dan semangat peserta yang telah mengikuti rangkaian acara dari awal hingga akhir. Semoga acara ini bisa memberi kebermanfaatan bagi seluruh peserta dan mampu menjadi jembatan untuk mempererat ukhuwah keluarga Farmasi UII. (Husna)