Bahasa IndonesiaBahasa Indonesia EnglishEnglish

Berita

Workshop Penanganan Hewan Uji

Penggunaan hewan uji dalam sebuah penelitian telah banyak dilakukan saat ini, baik oleh kalangan mahasiswa, dosen maupun peneliti ahli. Penanganan hewan uji dapat mempengaruhi hasil dari sebuah penelitian, penanganan yang salah dapat mengakibatkan bias dalam hasil penelitian, akan tetapi penanganan hewan uji secara baik dan sesuai etika dapat menghasilkan penelitian yang lebih valid. Sabtu (4/4) Laboratorium Farmakologi Prodi Farmasi mengadakan workshop dan pelatihan skill penanganan hewan uji untuk penelitian yang bertempat di ruang sidang 2 dan laboratorium farmakologi dan farmakoterapi. Kegiatan ini berlangsung setengah hari ini diikuti oleh peserta sejumlah 35 orang terdiri dari laboran, mahasiswa dan asisten praktikum di laboratorium tersebut. drh. Sugiyono, M.Sc, dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM sebagai pemateri memberikan pemaparan serta melakukan demo atau praktek penanganan hewan uji meliputi teknik mengoral, anaestesi, pengambilan sampel darah melalui vena mata, vena ekor dan pembedahan tikus dan atau mencit.

Seminar Nasional ISO 17025

Salah satu peran laboratorium pengujian yang telah terakreditasi adalah memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan yang akan mengujikan produk mereka. Adanya jaminan mutu proses pengujian tentu akan berpengaruh kepada data dan hasil pengujian yang dihasilkan. Rabu (18/2) Laboratorium Pengujian Obat, Makanan, dan Kosmetik Universitas Islam Indonesia (LPOMK – UII) telah menyelenggarakan seminar nasional dengan mengangkat tema “Peran Laboratorium Pengujian Berbasis SNI ISO 17025: 2008 dalam Keamanan Produk Obat, Pangan, Dan Kosmetik Yang Beredar Di Indonesia” di Auditorium Kahar Muzakkir. Acara yang dilaksanakan dalam rangka penyerahan sertifikat akreditasi Laboratorium Penguji SNI ISO 17025: 2008 kepada Laboratorium Pengujian Obat, Makanan, dan Kosmetik Universitas Islam Indonesia ini diikuti oleh peserta dari dinas kesehatan, BPOM, industri farmasi dan akademisi ini dimulai dengan pembukaan dari Rektor UII. Sesi pemaparan materi seminar diisi oleh Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN) dan Ketua Komite Akreditasi Nasional (KAN) Prof. Dr. Ir. Bambang Prasetya, M.Sc, sekaligus menyerahkan sertifikat akreditasi ke Rektor UII. Pemateri selanjutnya dari Kepala Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional Badan POM  Dra. Anny Sulistiowati, Apt. Materi yang disampaikan oleh pembicara mendapatkan sambutan hangat dari peserta.